Viral Putin Lepas Singa Cegah Warga Keluar Saat Wabah C0r0na, Hoax or Not?
Tersebar unggahan di alat sosial yang mengatakan Kepala negara Rusia Vladimir Putin memobilisasi raja hutan serta gembong buat mengancam masyarakat supaya tidak pergi di tengah wabah C0r0na. Gimana kenyataannya?
Berita pertanyaan Putin memobilisasi raja hutan serta gembong buat menekan masyarakat Rusia supaya tidak pergi rumah itu timbul dalam suatu gambar.
Semacam diamati detikcom, Minggu( 22/ 3/ 2020), dalam gambar itu, nampak raja hutan lagi berkeliaran di lampu merah pada tengah malam.
Di atas gambar itu, terdapat caption bersuara‘ Vladmir Putin has dropped 800 Lions and Tigers across the country to push people to stay at home.’
detikcom berupaya menelusurinya lewat Google Image. Banyak gambar yang sama dengan gambar itu. Mayoritas gambar diunggah pada 2017.
Tetapi, di web memberi lukisan semacam Imgur. com, lukisan ini diunggah pada 14 April 2016.
Sementara itu, wabah virus C0r0na terkini timbul di Wuhan, Cina, pada Desember 2019. Lihat di mari.
Berikutnya pencarian dicoba lewat kolom pencarian Google dengan mengenakan tutur kunci‘ lion’ serta‘ Jorissen ST’.
Jorissen ST ialah julukan jalur yang nampak sejenak di dalam gambar itu.
Gambar itu, nyatanya sempat dikabarkan oleh dailymail. co. uk, 15 April 2016 dalam informasi bertajuk‘ Paws at the traffic lights! Giant male lion is seen prowling around the streets of South Africa’ s biggest city( but it’ s not as dangerous as you’ d think)’.
Dalam informasi dipaparkan kalau raja hutan itu memanglah terencana dilepas di Kota Johannesburg, Afrika Selatan( Afsel). Raja hutan itu, bagi informasi dailymail, bernama Columbus.
Ia berawal dari salah satu ladang fauna di area Afsel. Columbus dilepas buat kebutuhan syuting.
